- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
Giat sosialisasi pelayanan kesehatan rujukan, Bupati Basli; wilayah kepulauan butuh perhatian serius

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali menghadiri sekaligus membuka secara resmi Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Vaksinasi Covid-19 , bertempat di Hotel Rayhan Square Jl. Ahmad Yani Benteng, Jumat (22/10)
Kegiatan sosialisasi dimaksud dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Layanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI.
Bupati Basli dalam sambutan pembukaannya mengucapkan selamat datang seraya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini.
Pada kesempatannya pula, Bupati Basli menguraikan secara gamblang kondisi layanan kesehatan diwilayahnya terkhusus pada lima kecamatan yang berada di kepulauan yang belum memadai dan masih sangat butuh perhatian serius dari pemerintah pusat.
"Tidak sedikit warga kami, masyarakat kepulauan yang meninggal dalam perjalanan hanya karena berjuang ingin mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit yang hanya ada di ibu kota kabupaten, dengan jarak tempuh yang sangat jauh" ungkap Basli seraya mengisahkan beberapa contoh kasus yang telah terjadi.
Dirinya pun kemudian berharap kehadiran Prof Abdul Kadir selaku Dirjen Layanan Kesehatan (Dirjen Yankes) RI dan Hj. Aliyah Mustika Ilham selaku Anggota Komisi IX DPR RI dan rombongan lainnya memberi manfaat, khususnya terkait persoalan prasarana dan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan.
Menyikapi itu, pada arahannya dihadapan undangan yang hadir, Prof Abdul Kadir berjanji dan siap memfasilitasi ketersedian sarana dan prasarana serta akses layanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat Kepulauan Selayar.
Dikatakan bahwa kedatangannya bersama Anggota DPR RI tak lain untuk melihat langsung kondisi layanan kesehatan sekaligus menyerap aspirasi dari masyarakat.
"Setelah Rumah Sakit Pratama kita bangun di Pulau Jampea, menyusul tahun depan di Pulau Bonerate Pasimarannu, Puskesmas kita tingkatan, kira-kira apalagi yang dibutuhkan oleh masyarakat sekaitan dengan tupoksi dan kewenangan kami berdua untuk diperjuangkan bersama" katanya
Selanjutnya putra asal Selayar, Prof Abdul Kadir yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar ini mengimbau masyarakat kepulauan selayar mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti Vaksin Covid-19, mengingat dari data yang ada, cakupan vaksin diwilayah ini hanya berkisar 31 persen dan itu berarti masih sangat rendah.
Sementara itu, Aliyah Mustika Ilham mengatakan bahwa Kepulauan Selayar termasuk daerah tanggung jawab dirinya selaku legislator Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan untuk selalu berpikir dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat selayar akan ketersedian akses kesehatan.
"Alhamdulillah selama kurang lebih 20 Tahun di DPR RI bidang kesehatan, atas sinerge Dirjen Layanan Kesehatan perjuangan akan sarana dan prasarana kesehatan didaerah ini beberapa sudah terealisasikan, insya Allah kedepannnya semakin baik" pungkasnya
Kegiatan Sosialisasi yang juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab ini berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat (Kominfo-IC)










.jpeg)