Breaking News
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
- Respons Keluhan Warga, Distribusi BBM dan Antrean Jadi Fokus Rapat Pemda Selayar Hari ini
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
Gempa Palu : Belum Dapat Kabar Dari Saudarinya, Warga Selayar Ini Harap-Harap Cemas

Keterangan Gambar : Amriyanto
kepulauanselayarkab.go.id - Gempa yang terjadi di Palu Sulawesi Tengah, Jumat 28 September 2018 yang menimbulkan tsunami telah menelan banyak korban meninggal, membuat Indonesia kembali berduka.
Salah seorang warga Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan Amriyanto yang saat ini sedang melakukan peliputan di arena Porda XVI Sulsel di Bumi Lasinrang Kabupaten Pinrang mengaku prihatin dengan peristiwa gempa di Sulteng.
Terlebih adek kandung Amri, yang akrab disapa Tole, belum mendapat kabar tentang kondisi adiknya. Amri hanya berharap dan berdoa semoga adiknya tepat dalam lindungan Allah SWT.
"Adik saya Sulasri tinggal di BTN Lagarutu Palu. Terakhir saya komunikasi via Whatshaap sekitar pukul 10.00 Wita. Lalu sekitar pukul 18.16 Wita saya mencoba menghubunginya kembali tetapi hp nya sudah tidak aktif sampai sekarang. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa dengan adik saya," ucap Amriyanto dengan tatapan penuh kesedihan.
Sejak mendengar kabar terjadi gempa di Palu, Amriyanto yang dikenal humoris itu, sontak berubah jadi sedih.
Amri terus berupa mencari kabar adiknya. Mendengar kabar untuk jalur komunikasi seluler tertutup, rencananya sore akan mencoba bantuan dari Orari Lokal Kabupaten Pinrang untuk jalur komunikasi High Frequensi ke Palu atau Parigi.
Sekadar dinfokan bahwa salah seorang warga Dusun Balang Sembo Kelurahan Putabangun Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar, Briptu Adri yang tugas di Palu di laporkan meninggal. (IM)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)