Breaking News
- Tiba di Bone, Kontingen Selayar Disambut Hangat Pemkab dan KONI Bone
- Perjuangan Bumi Tanadoang Dimulai, 263 Kontingen Selayar Bertolak ke Porprov Sulsel
- Judo Kembali Sumbang Medali, Dandy Agus Kurniawan Antar Selayar Raih Perak Porprov 2026
- Pejudo Selayar Ryan Rizaldi Buka Keran Medali Porprov XVIII Sulsel 2026, Raih Perunggu di Kelas Junior -55 Kg
- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
Fantasi Libatkan Ratusan Anak-Anak Sekolah Dasar Ramaikan Permainan Tradisional
kepulauanselayarkab.go.id - Forum Anak Tanadoang Silajara (Fantasi) menggelar jelajah permainan tradisional, di Taman Pelangi Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar, Ahad (30/7/2017). Kegiatan yang mengisi Hari Anak Nasional ke-33 mengusung tema Ciptakan Generasi Cinta Indonesia Melalui Anak Yang Kenal Budaya Bangsa.
"Ada sekitar 100 orang anak-anak Sekolah Dasar se-Kecamatan Benteng yang mengikuti kegiatan ini. Kita ingin menumbuhkan kembali permainan tradisional dikalangan anak-anak," kata Ketua Forum Anak Tanadoang Silajara, Nur Ainun Mawaddah.
Panitia menyiapkan 7 pos permainan yang mengajak anak-anak untuk kembali bermain permainan tradisional.
"Kita siapkan 7 pos permainan, disetiap pos anak-anak dilatih tentang kekompakan dan kebersamaan, dan di pos permainan terakhir itu setiap anak menuliskan harapannya untuk Kabupaten Kepulauan Selayar," terang Nur Ainun Mawaddah.
Terkait dengan harapan dan suara-suara anak-anak tersebut, menurut Ainun suara-suara itu akan dirumuskan menjadi Suara Anak Selayar. Ia menaruh harapan agar anak-anak Tanadoang Kepulauan Selayar tetap menjadi anak yang cinta budaya dan permainan tradisional.
"Salam anak Indonesia, salam anak Selayar," tutup Ainun penuh semangat. (IM/KT2)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)