- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Dengan Semangat Perlindungan Anak, Tri Yanti Rahmawati Bawa PKK Masuk Sekolah

KEPULAUAN SELAYAR - Dalam upaya mencegah perkawinan usia anak, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Pokja I menggelar kegiatan "PKK Masuk Sekolah" dengan tema “Mencegah Perkawinan Anak dengan Edukasi dan Aksi Bersama”.

Kegiatan ini berlangsung di UPT SMPN2 Batangmata Kecamatan Bontomatenne dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk jajaran TP PKK, Dinas P3AP2KB, Kementerian Agama, serta para siswa sebagai peserta utama, pada Rabu (6/8/2025)
Baca Lainnya :
- Sekian Tahun Bandara Aroepala Selayar Vakum, Akhirnya Natsir Ali Sukses Ajak Wings Air Kembali Buka Penerbangan 0
- Arus Balik Lebaran Idul Fitri 1444 H dari Pelabuhan Pamatata-Bira Berjalan Lancar, Semua Kendaraan dan Penumpang Terakomodir0
- Bupati Selayar Buka Sosialisasi Implementasi Perpres Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia0
- Bupati bersama Wabup Kepulauan Selayar Pantau Khitanan Massal PD Muhammadiyah0
- Muh. Basli Ali Resmikan Pemanfaatan Proyek Air Minum Program Pansimas di Alasa Kecamatan Buki0
Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar, Ny. Hj. Tri Yanti Rahmawati Natsir menekankan pentingnya pendidikan dan perlindungan anak sebagai prioritas bersama.
Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen PKK dalam mendukung perlindungan anak, khususnya dengan menyasar langsung lingkungan sekolah dan keluarga.
"Anak-anak adalah generasi penerus yang memiliki hak untuk bermimpi, belajar, dan tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan mandiri. Perkawinan di usia anak hanya akan merampas hak-hak mereka, mulai dari hak atas pendidikan, kesehatan, hingga masa depan," tegas Yanti.
Ia juga mengingatkan bahwa menikah bukanlah solusi dari masalah, dan mendorong anak-anak untuk bersuara jika menghadapi tekanan untuk menikah di usia dini.
“Suara kalian penting. Jika ada yang memaksa kalian menikah, bicaralah. Kami, orang dewasa, ada untuk melindungi kalian,” ujarnya penuh semangat.
Selain edukasi, kegiatan ini juga mengajak seluruh pihak untuk terlibat dalam aksi nyata pencegahan perkawinan anak. Ketua TP PKK menekankan bahwa perubahan harus dimulai dari pola pikir, kebiasaan, dan nilai-nilai yang diajarkan di lingkungan keluarga dan sekolah.
Terakhir, Ny. Tri Yanti menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini, serta berharap program ini menjadi langkah awal dari gerakan bersama yang lebih luas untuk menyelamatkan masa depan anak-anak.
Mengangkat slogan “Anak Bukan Pengantin – Perkawinan Anak Memutus Mimpi dan Masa Depan Mereka”, kegiatan ini diisi penguatan materi, dan menghadirkan narasumber Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar, Dr. H. Azwar Badulu, Kabid Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Dinas P3AP2KB, Ir. Andi Irmayani, S.P., M.M., Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2025. (HUMAS-AAN)
_











.jpeg)