- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
- Dari Sosial hingga Kesehatan, Peran Baznas Selayar Menguat di Pasimarannu
- Bupati Natsir Ali Pantau Langsung Aktivitas Nelayan di Laut, Sosialisasikan Program Check Point
Data Sementara, BPBD Selayar Rilis 510 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa 7,4 Magnitudo

KEPULAUAN SELAYAR - Meski tidak termasuk kedalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, dampak gempa yang dirasakan di Pulau Kalaotoa Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan ternyata cukup parah. Akibat gempa bermaknitudo 7,4 pada 129 km Barat Laut Maumere-Sikka-NTT, pada kedalaman 10 km mengakibatkan ratusan rumah warga rusak parah di wilayah Kecamatan Pasilambena dan Kecamatan Pasimarannu.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua kecamatan ini sangat terdampak dan terparah karena berbatasan langsung dengan wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sedangkan pusat gempa lebih dekat pada kedua kecamatan tersebut dari pada ke Kabupaten Sikka NTT.
Data semantara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar hingga Rabu (15/12/2021) malam pukul 22.00 wita, tercatat sedikitnya 274 rumah rusak berat, 236 rusak ringan sehingga total rumah rusak berat dan ringan sementara sudah mencapai 510 rumah. Sedangkan sekolah yang mengalami kerusakan sebanyak 3 Sekolah, 2 gudang, serta sebanyak 2 tempat ibadah mengalami rusak berat. Sementara untuk korban luka-luka tercatat 6 orang.
Baca Lainnya :
- Dilokasi Pengungsian, Bupati Basli Ali pastikan akan memberikan perhatian pada semua warga terdampak gempa0
- Terima Laporan dari Bupati, Wapres Perintahkan Mensos dan Menteri PUPR Tinjau Dampak Gempa di Selayar0
Bukan saja merusak rumah warga, gempa tersebut juga merusak fasilitas-fasilitas umum, termasuk infrastruktur jalan yang retak.
Dari pantauan media ini, masih sering terjadi gempa-gempa kecil, sehingga sebagian besar warga masih memilih bertahan di pengungsian. (Diskominfo-SP/Im)










.jpeg)