- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Bupati Natsir Ali Undang Khusus Kapten Aso dan ABK KMN Sinar Mattoanging 04 atas Aksi Penyelamatan Korban KM Nurul Salsa

KEPULAUAN SELAYAR – Kedatangan Kapten KMN Sinar Mattoanging 04, Aso, bersama sejumlah rekannya di Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Selayar pada Senin (20/7/2026) disambut penuh kehangatan oleh Bupati H. Muhammad Natsir Ali.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut merupakan undangan khusus dari Bupati sebagai bentuk penghargaan atas aksi kemanusiaan Kapten Aso dan seluruh Anak Buah Kapal (ABK) KMN Sinar Mattoanging 04 yang berhasil menyelamatkan lima korban selamat tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Sangeang, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Baca Lainnya :
- Sekda Selayar Hadiri Pelantikan Pengurus Baru BPC HIPMI Periode 2024-20270
- ATR/BPN Dorong Integrasi NIB-NOP, Selayar Tetapkan Dua Kelurahan Percontohan0
- Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dijadwalkan Hadir Pada Pengukuhan Pengurus Wilayah KKSS Sultra 0
- Silaturrahim Wabup Kepulauan Selayar, Batti'-Batti' Menghibur Warga Selayar di Kendari Sultra 0
- Usaha Keras Bupati Natsir Ali Genjot Pembangunan Daerahnya, Temui Rektor Unhas0
Kelima korban yang berhasil diselamatkan yakni Sitti Amang (55), Andi Samad (62), Asseng (23), Diska (7), dan Ardita (17). Mereka ditemukan dalam keadaan hidup setelah bertahan selama empat hari terapung di tengah lautan menggunakan gabus.
Bupati Muhammad Natsir Ali menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada Kapten Aso beserta seluruh ABK yang telah menunjukkan kepedulian, keberanian, dan aksi cepat dalam menyelamatkan nyawa para korban.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapten Aso dan seluruh ABK KMN Sinar Mattoanging 04. Apa yang dilakukan merupakan aksi kemanusiaan yang luar biasa. Di tengah luasnya lautan, mereka menjadi harapan bagi saudara-saudara kita yang telah berjuang bertahan hidup selama empat hari. Jasa ini akan selalu dikenang oleh masyarakat Selayar," ujar Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan apresiasi khusus sebagai bentuk penghormatan dan ucapan terima kasih kepada Kapten Aso beserta rekan-rekannya atas dedikasi dan kepedulian mereka dalam operasi penyelamatan korban KM Nurul Salsa.
Sementara itu, Kapten Aso mengaku sangat terharu dan bahagia atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar. Ia mengaku tidak pernah menyangka akan diundang secara khusus oleh Bupati untuk menerima penghargaan.
"Saya benar-benar tidak menyangka. Kami hanya menjalankan tugas sebagai pelaut dan sesama manusia. Siapa pun yang melihat orang meminta pertolongan di laut pasti akan berusaha menyelamatkannya. Alhamdulillah kami bisa menemukan mereka dalam keadaan selamat," ungkap Aso.
Di hadapan Bupati, Aso menceritakan proses saat kapalnya menemukan para korban. Ketika sedang berlayar, ia bersama awak kapal melihat benda mencurigakan mengapung di kejauhan.
Setelah kapal didekatkan, ternyata terlihat beberapa orang yang melambaikan tangan sambil berteriak meminta pertolongan. Tanpa menunda waktu, Aso segera mengarahkan kapal mendekat dan bersama seluruh ABK melakukan proses evakuasi hingga seluruh korban berhasil diangkat ke atas kapal dengan selamat.
Menurutnya, seluruh proses penyelamatan dilakukan dengan penuh keikhlasan tanpa mengharapkan balasan apa pun. Baginya, menyelamatkan nyawa manusia merupakan panggilan kemanusiaan yang harus diutamakan.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati H. Muhammad Natsir Ali juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapten Kapal Harapan Kita yang telah mengevakuasi 43 korban serta Kapten Kapal dan ABK KM Baria Baria 05, para nelayan serta masyarakat di Pulau Sabalana yang telah menunjukkan kepedulian dan semangat kemanusiaan dengan menyelamatkan dua korban KM Nurul Salsa, yakni Jasmal dan Nurmiati.
Bupati menegaskan bahwa aksi para nelayan dan masyarakat Pulau Sabalana merupakan bukti nyata bahwa nilai-nilai gotong royong dan kemanusiaan masih hidup di tengah masyarakat pesisir. Menurutnya, kepedulian mereka telah memberikan harapan baru bagi keluarga korban yang menanti kabar orang-orang tercinta.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Kapten Kapal dan ABK KM Baria Baria 05 dan masyarakat Pulau Sabalana Pangkep. Kepedulian dan ketulusan mereka dalam menyelamatkan Jasmal dan Nurmiati adalah wujud nyata kemanusiaan yang patut menjadi teladan bagi kita semua. Semoga segala kebaikan yang telah dilakukan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT," ujar Bupati.
Suasana pertemuan berlangsung penuh keakraban dan haru. Bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, penghargaan kepada Kapten Aso, seluruh ABK KMN Sinar Mattoanging 04, serta apresiasi kepada nelayan dan masyarakat Pulau Sabalana merupakan bentuk penghormatan atas nilai-nilai kemanusiaan yang telah mereka tunjukkan di tengah musibah tenggelamnya KM Nurul Salsa.
Aksi mereka menjadi secercah harapan di tengah duka dan membuktikan bahwa kepedulian, keberanian, serta gotong royong mampu menyelamatkan nyawa sesama. (HUMAS-IC)











.jpeg)