- Bupati, Wabup Selayar dan Rektor Unhas Letakkan Batu Pertama Asrama Mahasiswa dan Dosen
- Ketua TP PKK Selayar Hj. Tri Yanti Rahmawati Natsir Dorong UMKM dan UP2K PKK Naik Kelas
- Pemkab Selayar Sambut Kunjungan Kerja Rektor Unhas, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah
- Bupati Natsir Ali bersama Forkopimda Ikuti Peresmian 1.061 KDMP, Selayar Catat 13 Titik Rampung Dibangun
- Ketua TP PKK Yanti Rahmawati Perkuat Rumah DILAN Melalui Pelatihan Tutor Kesetaraan
- Pemkab Selayar Bersiap Sambut Rombongan Pangdam, Dankodaeral, Anggota DPR dan Pejabat dari Kemenhan RI
- Kuota Haji Selayar Turun Drastis, Kakan Kementerian Haji dan Umrah Sebut Akibat Sistem Waiting List Nasional
- Wabup Muhtar Lepas Jemaah Calon Haji 1447 H/2026 M Menuju Tanah Suci
- Bupati Selayar Sambut Tim Wasev TMMD Ke 128, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah
- Pemkab Kepulauan Selayar Matangkan Persiapan Celebes Scooter Party XIX 2026, Ribuan Scooterist Diperkirakan Hadir
Bupati Natsir Ali Tegaskan Komitmen Wujudkan Selayar Maju dan Sejahtera lewat Musrenbang RPJMD 2025-2029

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rancangan RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 bertempat di Pendopo Dekranasda Selayar, Selasa (20/5/2025)
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemprov Sulsel, Forkopimda, DPRD, Instansi Veritikal, BUMD-BUMN, organisasi masyarakat, dan sektor swasta, menandai komitmen bersama dalam menyusun arah pembangunan daerah.
Mengawali acara, Ketua DPRD, diwakili Hj Asmawar Syamsu Alam menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD Selayar sebagai bentuk sinergi eksekutif-legislatif dalam menyusun arah pembangunan daerah.
Baca Lainnya :
- Sekda Selayar Pimpin Anjangsana Korpri ke RSUD KH. Hayyung0
- Pemkab Selayar Sambut para Kafilah STQH XXXIII Sulsel 0
- HKG PKK ke-46, Basli Ali Kukuhkan Bunda Paud Kabupaten Kepulauan Selayar 0
- Wahdah Islamiyah Dukung Kebijakan Religius Bupati Selayar Soal Shalat Berjamaah ASN0
- Wabup Kepulauan Selayar Buka Rembuk Stunting di Rayhan Square0
Selanjutnya secara Hibryd Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala BPKSDM Provinsi Sulsel, Prof. Dr. Muh. Jufri, menyampaikan pentingnya sinergi dalam menghadapi tantangan pembangunan.
"Kita hadapi isu strategis seperti transisi demografi, ketimpangan wilayah, disrupsi digital, dan perubahan iklim. Selayar sebagai kawasan pulau kecil harus fokus pada penguatan SDM, ekonomi biru, dan pariwisata berkelanjutan," tegasnya.
Ditekankan pula perlunya, optimalisasi bonus demografi melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, Hilirisasi SDA, terutama sektor kelautan dan perikanan. Kolaborasi antar-pemangku kepentingan untuk pemerataan pembangunan.
Gubernur juga mengapresiasi visi "Bersama Membawa Selayar Maju dan Sejahtera" dan memastikan dukungan Pemprov untuk tiga program prioritas Selayar, Program GEMERLAP (5 juta kelapa), Minapolitan Bontosikuyu dan Pengembangan pariwisata Berkelanjutan (Pasi Gusung dan Pantai Pinang)
Sementara Bupati Natsir Ali saat membuka musrembang menekankan pentingnya RPJMD selaras dengan RPJMN dan RPJMD Provinsi Sulsel.
"RPJMD ini panduan mewujudkan visi 'Bersama Membawa Selayar Maju dan Sejahtera',"ujarnya.
Visi itu dijabarkan dalam tujuh misi, termasuk peningkatan tata kelola, kualitas hidup, ekonomi, infrastruktur, dan lingkungan.
Terdapat 17 program prioritas dan 14 program lanjutan antara lain, Pendidikan gratis (PAUD–PTN), Layanan kesehatan gratis (puskesmas–rumah sakit rujukan), Penguatan produksi padi Jampea, dan Pembangunan infrastruktur pendongkrak ekonomi.
Dalam kesempatan ini, Bupati juga meminta dukungan Pemprov agar tiga program strategis untuk pacu pembangunan Selayar, GEMERLAP, Minapolitan, dan Pariwisata Berkelanjutan masuk RPJMD Sulsel dan nasional.
Rancangan RPJMD akan dibahas DPRD untuk disahkan menjadi Perda. "Kita ingin dokumen ini jawab tantangan pembangunan," tegas Bupati.
Kepala Bapperida Selayar, Dr. Finriyani Arifin melaporkan bahwa penyusunan RPJMD telah melalui berbagai tahapan, termasuk penajaman visi-misi, penyusunan indikator kinerja, serta konsultasi dengan pemangku kepentingan.
"Musrenbang ini menjadi ruang untuk menampung aspirasi masyarakat agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan daerah," jelas Finriyani.
Dokumen RPJMD selanjutnya akan dibahas oleh DPRD Selayar untuk disahkan menjadi Perda, menjadi landasan hukum pembangunan lima tahun ke depan. (HUMAS - IC)










.jpeg)