- Wakil Bupati dan Kapolres Pimpin Pelepasan Selayar Bike Presisi, 800 Peserta Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80
- Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali Harapkan RUU Daerah Kepulauan Jadi Tonggak Keadilan Pembangunan Nasional
- Wakil Bupati dan Kapolres Selayar Saksikan Derby Semifinal Kapolres Cup II 2026, Gelora Utama FC Melaju ke Final dengan Kemenangan Telak
- Peduli Warga Tertimpa Musibah, Wabup Muhtar Antar Langsung Bantuan Baznas Selayar
- Mahasiswa KKN UGM Siap Mengabdi di Selayar, Syafina: Kami Datang Membawa Semangat Pengabdian
- 56 Mahasiswa KKN-PPM UGM Diterima Pemkab Selayar, Wabup Ajak Dukung Program Strategis Daerah
- Pelestarian Alam dan Kesadaran Hukum Diperkuat, Bupati Natsir Ali Terima Dua Kunjungan Strategis
- Wabup Selayar Sidak Kendaraan ASN di Dua OPD, Periksa Langsung Kepatuhan Pajak Kendaraan
- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
Bupati Natsir Ali Tegaskan Komitmen Wujudkan Selayar Maju dan Sejahtera lewat Musrenbang RPJMD 2025-2029

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rancangan RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 bertempat di Pendopo Dekranasda Selayar, Selasa (20/5/2025)
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemprov Sulsel, Forkopimda, DPRD, Instansi Veritikal, BUMD-BUMN, organisasi masyarakat, dan sektor swasta, menandai komitmen bersama dalam menyusun arah pembangunan daerah.
Mengawali acara, Ketua DPRD, diwakili Hj Asmawar Syamsu Alam menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD Selayar sebagai bentuk sinergi eksekutif-legislatif dalam menyusun arah pembangunan daerah.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 101 Mahasiswa PDD Selayar Politeknik Negeri Bali Diwisuda0
- Wabup Kepulauan Selayar Pimpin Delegasi Beraudience dengan BI Sulsel di Makassar0
- Pemilihan Duta Anak Selayar Tahun 2022, Yusrifani Anggun Juaranya0
- Rapat Bersama IPSI Sulsel, Selayar Makin Siap Jadi Tuan Rumah Praporda 0
- Safari Ramadhan 1439H / 2018M0
Selanjutnya secara Hibryd Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala BPKSDM Provinsi Sulsel, Prof. Dr. Muh. Jufri, menyampaikan pentingnya sinergi dalam menghadapi tantangan pembangunan.
"Kita hadapi isu strategis seperti transisi demografi, ketimpangan wilayah, disrupsi digital, dan perubahan iklim. Selayar sebagai kawasan pulau kecil harus fokus pada penguatan SDM, ekonomi biru, dan pariwisata berkelanjutan," tegasnya.
Ditekankan pula perlunya, optimalisasi bonus demografi melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, Hilirisasi SDA, terutama sektor kelautan dan perikanan. Kolaborasi antar-pemangku kepentingan untuk pemerataan pembangunan.
Gubernur juga mengapresiasi visi "Bersama Membawa Selayar Maju dan Sejahtera" dan memastikan dukungan Pemprov untuk tiga program prioritas Selayar, Program GEMERLAP (5 juta kelapa), Minapolitan Bontosikuyu dan Pengembangan pariwisata Berkelanjutan (Pasi Gusung dan Pantai Pinang)
Sementara Bupati Natsir Ali saat membuka musrembang menekankan pentingnya RPJMD selaras dengan RPJMN dan RPJMD Provinsi Sulsel.
"RPJMD ini panduan mewujudkan visi 'Bersama Membawa Selayar Maju dan Sejahtera',"ujarnya.
Visi itu dijabarkan dalam tujuh misi, termasuk peningkatan tata kelola, kualitas hidup, ekonomi, infrastruktur, dan lingkungan.
Terdapat 17 program prioritas dan 14 program lanjutan antara lain, Pendidikan gratis (PAUD–PTN), Layanan kesehatan gratis (puskesmas–rumah sakit rujukan), Penguatan produksi padi Jampea, dan Pembangunan infrastruktur pendongkrak ekonomi.
Dalam kesempatan ini, Bupati juga meminta dukungan Pemprov agar tiga program strategis untuk pacu pembangunan Selayar, GEMERLAP, Minapolitan, dan Pariwisata Berkelanjutan masuk RPJMD Sulsel dan nasional.
Rancangan RPJMD akan dibahas DPRD untuk disahkan menjadi Perda. "Kita ingin dokumen ini jawab tantangan pembangunan," tegas Bupati.
Kepala Bapperida Selayar, Dr. Finriyani Arifin melaporkan bahwa penyusunan RPJMD telah melalui berbagai tahapan, termasuk penajaman visi-misi, penyusunan indikator kinerja, serta konsultasi dengan pemangku kepentingan.
"Musrenbang ini menjadi ruang untuk menampung aspirasi masyarakat agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan daerah," jelas Finriyani.
Dokumen RPJMD selanjutnya akan dibahas oleh DPRD Selayar untuk disahkan menjadi Perda, menjadi landasan hukum pembangunan lima tahun ke depan. (HUMAS - IC)










.jpeg)