Breaking News
- Cari Pemimpin Profesional, Seleksi Komisaris dan Direksi PT Bumi Maritim Tanadoang Digelar
- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
Bupati Kepulauan Selayar Gelar Buka Puasa Bersama di Rujab

SELAYAR, kepulauanselayarkab.go.id - Silaturrahim Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dirangkaikan dengan buka puasa bersama dengan masyarakat di gelar di Rumah Jabatan Bupati, Jumat (1/6/2018).
Terpantau sejak pukul 17.00 Wita Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali bersama Ketua TP PKK tampak menyalami warga yang mulai berdatangan.
Kegiatan yang penuh nuansa kekeluargaan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., Ketua DPRD Selayar Mappatunru, S.Pd, mantan Bupati dan Wabup Kepulauan Selayar H. Syahrir Wahab - H. Saiful Arif, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan OPD, tokoh masyarakat Selayar H. Ince Langke, Camat dan Lurah, serta para Kepala Desa, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya.
Sembari menanti waktu berbuka puasa diisi dengan Tauziah oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar, Ustadz Prof. Dr. H. Darussalam Syamsuddin, M. Ag.
Diantara petikan tauziahnya Ustadz Darussalam Syamsuddin menyebut bahwa ajaran Islamiyah senantiasa mementingkan kehidupan sosial. Menurutnya kalau sudah melaksanakan ibadah ritual dengan baik, jangan lupa untuk berkhidamat dan berbagi terhadap sesama.
"Tidak akan bermanfaat ibadah ritual kita kalau kita mengabaikan kesholehan sosial. Harta yang dibawa mati adalah harta yang disedekahkan, ilmu yang dibawa mati adalah ilmu yang diamalkan, serta anak yang dibawa mati adalah anak yang disholehkan," jelas Ustadz Darussalam. (FIRMAN)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)