- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
Bupati Basli Ali Siapkan 23 M untuk Tangani Covid-19

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, telah menyiapkan anggaran sebesar 23,6 miliar lebih untuk mengantisipasi Penyebaran Wabah Virus Corona Disease 2019 (Covid-19).
Hal ini diungkap Bupati Kepulauan Selayar, sesaat setelah mengikuti Video Conference dengan Menteri Dalam Negeri dan Pimpinan BPK, Rabu, 8/4/2020, Pagi.
"Berbagai upaya percepatan penanganan Covid-19 dilakukan Pemkab Selayar. Salah satunya, melakukan refocusing dan rasionalisasi anggaran yang tidak mendesak, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan," Ucapnya.
Baca Lainnya :
- Ini Testimoni Wabup Kepulauan Selayar di Hadapan Tim Asesor BAN PT0
- Ini 13 Poin Imbauan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepulauan Selayar0
- Himbauan terkait Covid-190
- Bupati Kepulauan Selayar Sambut Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin 0
- Ketiga Kalinya Desa Nyiur Indah Semprotkan Disinpektan ke Rumah Warga0
Anggaran tersebut antara lain akan digunakan untuk penyediaan alat pelindung diri (APD), penyediaan vitamin dan obat-obatan, penyedian bahan pemeriksaan laboratorium, perlengkapan kamar isolasi serta penyedian alat kesehatan (Alkes) lainnya.
Selain itu, lanjut Basli, anggaran penanganan covid-19 senilai Rp 23,6 Milyar ini juga termasuk di dalamnya pemberian insentif atau honorarium untuk para tenaga medis yang menangani kasus covid-19.
Selanjutnya, untuk mengantisipasi pembatasan sosial (di rumah saja) bagi masyarakat, pemkab kata Bupati, telah melakukan pergeseran anggaran untuk penyedian social safety net/jaring pengaman sosial, berupa bantuan pangan masyarakat pada masa darurat, begitupun dengan terhadap penanganan dampak ekonomi atas mewabahnya Covid-19.
Kebijakan ini menurut Bupati sesuai dengan surat Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Nomor 1 Tahun 2020, tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah, tutupnya. (IC-Humas)











.jpeg)