- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
Buka Pelatihan Pencegahan Stunting, Ini Arahan Ketua TP PKK Selayar

KEPULAUAN SELAYAR - Masalah stunting merupakan masalah nasional Bangsa Indonesia saat ini. Masih tingginya angka stunting termasuk di Kabupaten Kepulauan Selayar, memerlukan penanganan secara massif dan terstruktur. Hal ini sangat penting, karena stunting akan berakibat pada menurunnya kualitas SDM generasi penerus bangsa kita.
Hal ini dikemukakan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli, S.E., M.M., saat membuka pelatihan pencegahan stunting dan penanggulangannya, di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Sabtu (27/11/2021).

Baca Lainnya :
- TP. PKK Selayar Gelar Pelatihan Penyusunan Laporan Tahunan0
- Bupati Kepulauan Selayar Lantik Pengurus TP PKK Masa Bakti 2021-20260
- Dua Hari Kunjungan Lapangan, Tim SMEP PKK Sulsel, Rapat Evaluasi dengan TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar0
- Musrifah Basli Lantik 3 Ketua TP PKK Kecamatan Kepulauan0
- Ketua TP. PKK Selayar pantau pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil0
Musrifah Basli berharap, melalui pelatihan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan kita tentang stunting serta bagaimana upaya yang harus dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi stunting.
"Terus terang saja, bahwa masih banyak diantara kita yang salah kaprah tentang stunting karena hanya melihat pertumbuhan fisiknya saja. Di samping itu, keterampilan kader juga masih perlu terus ditingkatkan," ungkap Musrifah Basli.
Dikemukakan, dalam pelatihan itu peserta akan diajari bagaimana cara mengukur tinggi dan lingkar kepala sehingga tidak salah lagi dalam menetapkan apakah seorang anak termasuk stunting atau tidak.
Kepada ketua TP PKK desa dan kader posyandu, Musrifah Basli mengingatkan agar bahan makanan tambahan, alat ukur, dan media kampanye stunting yang sudah dibagikan beberapa waktu lalu, agar digunakan dengan sebaik-baiknya.
Dalam pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Ikatan Dokter Anak Indonesia cabang Sulawesi Selatan Dr. dr. Erma Alasiry, Sp., A (K). Sedangkan pesertanya adalah para ketua TP. PKK desa serta para kader posyandu. (Diskominfo-SP/Im/Kam)











.jpeg)