Breaking News
- Perjuangan Bumi Tanadoang Dimulai, 263 Kontingen Selayar Bertolak ke Porprov Sulsel
- Judo Kembali Sumbang Medali, Dandy Agus Kurniawan Antar Selayar Raih Perak Porprov 2026
- Pejudo Selayar Ryan Rizaldi Buka Keran Medali Porprov XVIII Sulsel 2026, Raih Perunggu di Kelas Junior -55 Kg
- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Apresiasi Prof. Abdul Kadir, PERMAS Hadirkan Bakti Kesehatan bagi Masyarakat Selayar
Buka Kemah FKUB, Wabup Sekaligus Canangkan Desa Binanga Sombaiya Sebagai Desa Sadar Kerukunan

SELAYAR - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar Kemah Kerukunan Umat Beragama di Lapangan Pemuda Dusun Bahorea Desa Binanga Sombaiya Kecamatan Bontosikuyu, Sabtu (20/10/2018).
Kemah Kerukunan Umat beragama yang digelar hingga 21 Oktober 2018 ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., yang diikuti oleh pemuda pramuka lintas agama Kabupaten Kepulauan Selayar.
Bukan hanya kemah kerukunan umat beragama, Wakil Bupati Kepulauan Selayar sekaligus melakukan pencanangan Desa Binanga Sombayya sebagai Desa Sadar Kerukunan, yang dihadiri oleh Sekretaris Kanwil Kementerian Agama dan FKUB Provinsi Sulawesi Selatan, Forkopimda, para Asisten, Kepala OPD, Ketua Ormas, camat, dan Kades se Kecamatan Bontosikuyu.
Dalam sambutannya Wakil Bupati mengemukakan bahwa keberagaman adalah suatu keindahan. Secara agama keberagaman adalah suatu rahmat. Sementara arah para pendahulu menghendaki indonesia tidak hanya merdeka, tetapi masyarakat harus bersatu, makmur, dan berdaulat.
"Kita harus punya prinsip saling memberi dan saling menerima. tidak saling mengganggu satu sama lain. kalau kita tdk mampu menunjukkan kebersamaan tentu akan ada interpensi dari pihak lain," kata H. Zainuddin.
Olehnya itu Wakil Bupati meminta agar pengurus FKUB menunjukkan kebersamaan dalam suka dan duka.
"Mudah-mudahan selayar lebih maju dan modalitas utama adalah kebersamaan," terangnya.
Giat tersebut mengusung tema "Dengan Kerukunan Kita Tingkatkan Peran FKUB Kepulauan Selayar Dalam Pengembangan Toleransi"
***
Reporter :Satria Kusnadinata
Editor : Firman
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)