Breaking News
- Guru Olahraga Asal Selayar Andi Azis Pimpin Tim Bridge Raih Medali Perak Porprov XVIII Sulsel 2026
- Tiba di Bone, Kontingen Selayar Disambut Hangat Pemkab dan KONI Bone
- Perjuangan Bumi Tanadoang Dimulai, 263 Kontingen Selayar Bertolak ke Porprov Sulsel
- Judo Kembali Sumbang Medali, Dandy Agus Kurniawan Antar Selayar Raih Perak Porprov 2026
- Pejudo Selayar Ryan Rizaldi Buka Keran Medali Porprov XVIII Sulsel 2026, Raih Perunggu di Kelas Junior -55 Kg
- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
Bird Voice Competition and Bird Contest Resmi Dibuka oleh Asisten Administrasi

kepulauanselayarkab.go.id - Bird Voice Competition and Bird Contest Resmi Dibuka oleh Asisten Administrasi Setda Kepulauan Selayar Drs. Dahlul Malik, M.H., di Lapangan Pemuda Benteng, Senin (29/1/2018).
Bird Voice Competition and Bird Contest atau Lomba Kicau Burung ini merupakan salah satu event yang masuk dalam Calender of Event Kabupaten Kepulauan Selayar 2018 melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Event ini merupakan kali pertama dilaksanakan di Kepulauan Selayar yang diharapkan dapat menjadi magnet wisata dan ajang silaturahim bagi para kicau mania di tingkat lokal Kabupaten Kepulauan Selayar pada khususnya dan tingkat regional Provinsi Sulawesi Selatan bahkan tingkat nasional negara Indonesia pada umumnya, sehingga dapat menyalurkan hobi positif dan bakat serta kemampuan kicauan burung yang dimilikinya, karena hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi para kalangan kicau mania.
"Dengan kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini, saya berharap dapat meningkatkan animo masyarakat kicau mania untuk melestarikan dan melindungi sumber daya hayati serta mencegah perburuan liar khususnya terhadap burung-burung yang dilindungi di Kabupaten Kepulauan Selayar ini sehingga jangan sampai anak cucu kita mengenal burung hanya dari nama dan gambarnya," papar Drs. Dahlul Malik, M.H.
Dalam event ada 48 ekor burung yang akan beradu kicau, yang terbagi dalam 3 kelas. Sementara tim juri yang menilai didatangkan dari Kota Makassar.
"Tujuan kegiatan ini adalah menarik minat wisata sebagai upaya pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Kepulauan Selayar," ujar ketua panitia, Ati Daeng, S.Pt. dalam laporannya.
Reporter : Dianika Ariatami
Editor : Firman
Kamerawan : Satria Kusnadinata
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)