Breaking News
- BPBD, Kodim dan Polres Selayar Terus Pantau Perkembangan Gempa, Peringatan Tsunami Berakhir
- Peringatan Tsunami Berakhir, Bupati Selayar Imbau Warga Tetap Tenang dan Tak Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi
- Bupati Selayar Respons Cepat Gempa M7,7, Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
- Silaturahmi Kebangsaan, Dzikir dan Doa HUT ke-81 RI, Bupati Natsir Ali Ajak Jaga Kerukunan
- Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kabupaten Digelar di Lapangan Gelora Bontomatene, Camat Rusmin Sampaikan Apresiasi
- Hadapi Perkembangan Zaman, Bupati Natsir Ali Tekankan Nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka
- Pimpin Upacara Hari Pramuka ke-65, Bupati Natsir Ali : Pramuka Harus Berperan Dukung Swasembada Pangan
- Ketua Kwarcab Selayar Pimpin Renungan dan Ulang Janji Pramuka
- Seru-Seruan Sambut HUT Kemerdekaan, Sekda Pandu Lomba Tebak Suara di Sekretariat Daerah
- Jelang HUT ke-81 RI, Tim Penilai Mulai Lakukan Penilaian Kebersihan Kantor OPD
Suasana Tazkiratul Maut Briptu Adri Pransiska, Korban Gempa Palu Sulteng

SELAYAR, - Hari kelima kepergian Briptu Adri Pransiska, S. Kom, anggota Sat Brimob Polda Sulawesi Tengah, yang menjadi korban gempa di Palu, digelar Takziah oleh keluarga di rumah duka, Lingkungan Balang Sembo Kelurahan Putabangun Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel, Selasa (2/10/2018) malam.
Sekitar 5 ratusan keluarga dan kerabat datang menghadiri acara tazkiratul maut tersebut, guna menghibur keluarga agar tidak larut dalam kesedihan. Pihak keluarga juga menghadirkan Ustadz Syamsuddin sebagai penceramah.
Hadir pula Ba Bantis Den Gegana Sri Wahyuni, kekasih hati almarhum, yang sudah ada di Selayar sejak jasad Briptu Adri Pransiska tiba di Selayar sampai di makamkan di Lingkungan Rea-Rea beberapa waktu lalu.
Briptu Adri Fransiska, S. Kom diketahui tutup usia dalam umur 26 tahun, anak tunggal pasangan Badaruddin dan Hartati. Seperti disampaikan dalam antaran kata oleh pihak keluarga Mustakim.
Atas nama keluarga almarhum, Mustakim juga menyampaikan terima kasih kepada Sat Brimob Sulteng, Polda Sulsel, Polres Selayar, Kodim 1415 Kepulauan Selayar, atas partisipasinya sehingga jasad almarhum bisa tiba di Selayar.
Ungkapan yang sama juga disampaikan kepada segenap yang hadir sekiranya ada perbuatan yang tidak berkenang selama proses penyelenggaraan jasad Briptu Adri Pransiska, hingga malam takziah digelar.
Sementara menurut Ustadz Syamsuddin, almarhum Briptu Adri Pransiska kematiannya tergolong syahid. Terlebih almarhum sementara melaksanakan tugas sebagai Abdi Negara.
Sekadar diinfokan riwayat singkat Briptu Adri Pransiska, S. Kom, adalah Personil Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah. Lahir di Selayar Pada tanggal 29 Desember 1992, dan Lulus Diktuk Brimob Polri pada tahun 2012. Almarhum telah beberapa kali menjalankan tugas operasi Kepolisian antara lain, Ops Camar Maleo 2015 dan Ops Tinombala 2016 dan mendapat Tanda jasa Satya Lencana Operasi Kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, gelaran takziah masih berlangsung.
(IM)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)