- Selayar Jalani Assessment Penghargaan Nasional TPAKD, Bupati Paparkan Program GEMERLAP
- Bupati Natsir Ali Buka Jalan Generasi Selayar ke Unhas, Seleksi Kini Digelar di SMK Negeri 1 Selayar
- Lewat BESTARI Saintek, Ketua TP PKK Selayar Perkuat Peran Perempuan dalam Hilirisasi Kelapa
- Selayar Gandeng Polipangkep Kembangkan Ekonomi Kelapa, Wabup Dorong Inovasi Berkelanjutan
- Operasi SAR KLM Nurul Salsa Resmi Ditutup, 14 Korban Belum Ditemukan
- Tim DVI Kembali Ungkap Identitas Korban KLM Nurul Salsa, Total Tiga Jenazah Teridentifikasi
- Turnamen Bola Voli Kaburu Cup 2026 Resmi Ditutup, Primavera Berjaya di Kandang Sendiri
- Wakil Bupati, Kapolres dan Dandim Antarkan Almarhumah Bau Intang ke Peristirahatan Terakhir
- Tangis Keluarga pecah Iringi Kepulangan Jenazah Bau Intang, Empat Anggota Keluarganya Masih Hilang
- Empat Korban Selamat KLM Nurul Salsa Terima Santunan dari BAZNAS Selayar
Camat Takabonerate Imbau Wargaya untuk tidak Melaut

KEPULAUAN SELAYAR - Cuaca Ekstrem yang melanda wilayah Selayar Sulawesi Selatan selama beberapa hari terakhir, membuat warga enggan keluar rumah untuk beraktivitas, khususnya bagi nelayan.
Seperti peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG, bahwa gelombang tinggi diperkirakan 4 - 6 meter berpotensi terjadi di perairan pulau Selayar dan sekitarnya berlaku 24 Desember 2022 pukul 08-00 Sampai Pukul 20.00 Wita.
Menyikapi hal tersebut, Camat Takabonerate Imbau warganya untuk tidak melaut karena cuaca sedang tidak bersahabat.
Baca Lainnya :
- Keterangan Pers Wabup Kepulauan Selayar Pelaksanaan Program Gratis 3 Tahun Kepemimpinan BAZ0
- ARFANG ARIF: Tahun berikutnya, STQ di Selayar Harus Lebih Ramai0
- Selamatkan Keuangan Negara, Bupati Kepulauan Selayar Serahkan Sertifikat Penghargaan kepada Kajari 0
- Momentum Hari Jadi ke-414 Selayar, Tandai Peresmian Penyalaan Listrik 1000 Pelanggan Untuk Masyarakat Pulau Jampea0
- Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Sulsel, Bupati dan Wabup Kepulauan Selayar Gunakan Busana Adat 0
"Sayangi diri anda dan keluarga, saya mohon jangan melaut atau melakukan pelayaran beberapa hari kedepan hingga cuaca kembali normal," ucap Andi Caco Amras yang dikonfirmasi awak media.
Dirinya menjelaskan sejak Jumat kemarin, Pulau Kayuadi Kecamatan Takabonerate terus dilanda hujan keras disertai angin kencang hingga mencapai 30 knot.
Diketahui, Kecamatan Takabonerate adalah salah satu kecamatan diantara lima kecamatan kepulauan yang terpisah dari daratan Pulau Selayar dan juga kecamatan yang memiliki 6 desa yang terpisah dengan ibu kota kecamatan.
Andi Caco Amras menjelaskan, selain bertani, sebagian besar wargnya berprofesi sebagai nelayan. Olehnya itu ia sangat berharap agar warganya untuk sementara waktu jangan ada yang melaut atau melakukan pelayaran sampai cuaca membaik. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)