- Tiba di Bone, Kontingen Selayar Disambut Hangat Pemkab dan KONI Bone
- Perjuangan Bumi Tanadoang Dimulai, 263 Kontingen Selayar Bertolak ke Porprov Sulsel
- Judo Kembali Sumbang Medali, Dandy Agus Kurniawan Antar Selayar Raih Perak Porprov 2026
- Pejudo Selayar Ryan Rizaldi Buka Keran Medali Porprov XVIII Sulsel 2026, Raih Perunggu di Kelas Junior -55 Kg
- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
Camat Takabonerate Imbau Wargaya untuk tidak Melaut

KEPULAUAN SELAYAR - Cuaca Ekstrem yang melanda wilayah Selayar Sulawesi Selatan selama beberapa hari terakhir, membuat warga enggan keluar rumah untuk beraktivitas, khususnya bagi nelayan.
Seperti peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG, bahwa gelombang tinggi diperkirakan 4 - 6 meter berpotensi terjadi di perairan pulau Selayar dan sekitarnya berlaku 24 Desember 2022 pukul 08-00 Sampai Pukul 20.00 Wita.
Menyikapi hal tersebut, Camat Takabonerate Imbau warganya untuk tidak melaut karena cuaca sedang tidak bersahabat.
Baca Lainnya :
- Serahkan Bantuan Sosial, Begini Penjelasan Bupati Kepulauan Selayar 0
- Porprov XVII Sulsel, Sepak Takraw Selayar pada Double Event Putri Melaju ke Semifinal0
- Paripurna DPRD, MBA Sebut Pembahasan APBD Tahun Ini Paling Lancar dan Cepat0
- Sekda Selayar Hadiri Pembukaan Forum Implementasi Pengembangan Pasar Ekspor Produk0
- Hadiri HUT Sulsel, Wabup Kepulauan Selayar Gunakan Pakaian Adat 0
"Sayangi diri anda dan keluarga, saya mohon jangan melaut atau melakukan pelayaran beberapa hari kedepan hingga cuaca kembali normal," ucap Andi Caco Amras yang dikonfirmasi awak media.
Dirinya menjelaskan sejak Jumat kemarin, Pulau Kayuadi Kecamatan Takabonerate terus dilanda hujan keras disertai angin kencang hingga mencapai 30 knot.
Diketahui, Kecamatan Takabonerate adalah salah satu kecamatan diantara lima kecamatan kepulauan yang terpisah dari daratan Pulau Selayar dan juga kecamatan yang memiliki 6 desa yang terpisah dengan ibu kota kecamatan.
Andi Caco Amras menjelaskan, selain bertani, sebagian besar wargnya berprofesi sebagai nelayan. Olehnya itu ia sangat berharap agar warganya untuk sementara waktu jangan ada yang melaut atau melakukan pelayaran sampai cuaca membaik. (Diskominfo SP/Im)











.jpeg)