- Hari Keenam Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Korban Selamat Tiba di Selayar, Operasi SAR Terus Dilanjutkan
- Pemkab Selayar Bersama Kemkomdigi Matangkan Pembentukan Layanan Darurat Call Centre 112
- Bupati Natsir Ali Undang Khusus Kapten Aso dan ABK KMN Sinar Mattoanging 04 atas Aksi Penyelamatan Korban KM Nurul Salsa
- Direktur Operasi Basarnas Tinjau Operasi SAR KM Nurul Salsa di Selayar, Bupati Usulkan Peningkatan Pos Basarnas Menjadi Kantor
- Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa
- Bupati Natsir Ali Menjemput Langsung Korban KM Nurul Salsa yang Bertahan 4 Hari di Laut
- Dua Korban KLM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, Asmal dan Nurmiati Berada di Atas Kapal Bari Baria 05
- Bupati Selayar Natsir Ali Minta KMP Balibo Dihentikan Sementara, Utamakan Keselamatan Penumpang
- Harapan Terus Hidup, Bupati Selayar Intensifkan Koordinasi Pencarian, Lima Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat
- Wabup Selayar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban KLM Nurul Salsa, Pencarian 24 Korban Masih Berlanjut
Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa

KEPULAUAN SELAYAR -Lima korban selamat tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa yang saat ini menjalani perawatan di RSUD KH. Hayyung Selayar dipastikan mendapat jaminan biaya pengobatan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, dalam keterangan pers di Media Center Basarnas, Senin (20/7/2026).
Kelima korban yang berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan KLM Mattoanging 04 asal Kabupaten Bulukumba itu masing-masing Sitti Amang (55), Andi Samad (62), Asseng (23), Diska (7), dan Ardita (17).
Baca Lainnya :
- Wabup Selayar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban KLM Nurul Salsa, Pencarian 24 Korban Masih Berlanjut0
- Wabup Selayar Bertolak ke Jampea Bawa Bantuan Logistik bagi Korban KLM Nurul Salsa0
- Dua Korban KLM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, Asmal dan Nurmiati Berada di Atas Kapal Bari Baria 050

"Seluruh biaya pengobatan korban selamat ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar," ujar Natsir Ali.
Selain menjamin biaya perawatan, Bupati juga menyampaikan perhatian khusus kepada Diska (7) yang selamat dari musibah tersebut. Menurutnya, Diska akan diberikan beasiswa oleh Pemerintah Daerah.
Kedua orang tua Diska yang turut menjadi penumpang KLM Nurul Salsa hingga kini masih dinyatakan hilang dan masih berada dalam daftar pencarian tim SAR.
Dalam kesempatan itu, Natsir Ali mengungkapkan bahwa berdasarkan data empat tahun terakhir, telah terjadi 69 kecelakaan laut di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Selayar. Dari jumlah tersebut, tercatat 326 orang berhasil diselamatkan, 15 orang meninggal dunia, dan 38 orang hingga kini belum ditemukan.
Melihat tingginya angka kecelakaan laut yang hampir terjadi setiap tahun, Bupati berharap pemerintah pusat dapat meningkatkan status Pos SAR Selayar menjadi Kantor SAR agar didukung dengan personel dan peralatan yang lebih memadai.
"Saya melihat kejadian serupa hampir setiap tahun berulang. Besar harapan saya Pos SAR Selayar dapat ditingkatkan menjadi Kantor SAR, sehingga ada penambahan personel dan peralatan yang memadai sesuai karakteristik perairan Kabupaten Kepulauan Selayar," harapnya.
Natsir Ali menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Basarnas, Kodaeral VI Makassar, TNI-Polri, serta para nelayan di sekitar lokasi kejadian untuk memaksimalkan pencarian korban yang hingga kini masih belum ditemukan.
Ia berharap seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan sehingga memberikan kepastian bagi keluarga yang hingga saat ini masih menanti kabar orang-orang tercinta. (Humas IKP Diskominfo SP/Im)










.jpeg)