- Bupati Natsir Ali Menjemput Langsung Korban KM Nurul Salsa yang Bertahan 4 Hari di Laut
- Dua Korban KLM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, Asmal dan Nurmiati Berada di Atas Kapal Bari Baria 05
- Bupati Selayar Natsir Ali Minta KMP Balibo Dihentikan Sementara, Utamakan Keselamatan Penumpang
- Harapan Terus Hidup, Bupati Selayar Intensifkan Koordinasi Pencarian, Lima Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat
- Wabup Selayar Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban KLM Nurul Salsa, Pencarian 24 Korban Masih Berlanjut
- Wabup Selayar Bertolak ke Jampea Bawa Bantuan Logistik bagi Korban KLM Nurul Salsa
- Operasi SAR KLM Nurul Salsa 01, TNI AL Kodaeral VI KRI Marlin-877 Sisir Perairan Selayar Sulsel
- Pimpin Rapat HUT ke-81 RI, Wakil Bupati Tekankan Koordinasi dan Doakan Korban KM Nurul Salsa
- KRI Marlin-877 Bergerak Menuju Lokasi KLM Nurul Salsa, Pemkab Selayar Intensifkan Koordinasi Penyelamatan
- Sekda Selayar Pimpin Rakor Lomba Desa dan Spot Foto, Targetkan Halo Gaes, Kita Lagi di Selayar, Viral
Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Pengawasan Pintu Masuk Selayar Diperketat

KEPULAUAN SELAYAR – Menyikapi adanya peningkatan wabah virus corona di Kabupaten Kepulauan Selayar, Pemkab bersama forkopimda melakukan rapat koordinasi dan evaluasi kegiatan percepatan penanganan covid-19 di ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, (3/7/20) kemarin.
Rakor tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M. Si.
Sebelumnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar melaporkan adanya adanya tambahan tujuh kasus terkonfirmasi positif baru, terpapar covid-19.
Baca Lainnya :
- New Normal Life, Tiga Warga Selayar Positif Corona0
- Update Data Penanganan Covid-19, Jubir Gugus Tugas : Zona Merah Makin Dekat ke Selayar0
- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Selayar, Umumkan Pasien Pertama Positif Corona0
- Anggota DPR RI Muhammad Rapsel Ali Bagikan Sembako ke Masyarakat Selayar Terdampak Corona0
- Cegah Covid-19 Relawan PMI Selayar Semprot Disinfektan di Bandara dan Masjid0
Terkait dengan hal tersebut, dalam rapat itu disimpulkan bahwa proses pengawasan dan pengamanan pintu masuk Kepulauan Selayar diperketat, serta melakukan karantina mandiri bagi masyarakat yang masuk ke Kepulauan Selayar dengan memeriksa kartu tanda penduduk. Sementara bagi yang bukan warga Selayar dan dianggap reaktif dikembalikan ke daerah asalnya.
"Selalu menganjurkan kepada masyarakat untuk menghindari kerumunan, jaga jarak, cuci tangan, serta pakai masker agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus", ungkap Marjani Sultan.
“Pemerintah daerah juga berharap kepada masyarakat agar dapat menyadari bahwa apa yang dilakukan pemerintah semata-mata untuk kepentingan masyarakat, dan pemerintah hanya sebatas fasilitator untuk melindungi masyarakat,” jelas Marjani. (HUMAS/AE)










.jpeg)