- Wabup Selayar Sambangi Warga Sebatang Kara di Bontolebang, Rumah Tua Siap Direnovasi Jadi Layak Huni
- Plt. Kadis Kesehatan Selayar Tinjau Puskesmas Buki dan Barugaia, Pastikan Pelayanan Sesuai SOP
- Bupati Selayar Imbau ASN dan Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Lewat Telepon dan Video Call
- Bupati Kepulauan Selayar Hadiri Rakernas XVII APKASI, Perkuat Jaringan Pembangunan Daerah
- Pj Sekda Selayar Sampaikan Kebijakan PPPK Paruh Waktu Saat Upacara HKN
- Peringatan Isra Miraj 1447 H di Desa Onto, Wabup Tekankan Penguatan Iman dan Dukungan Program Strategis Daerah
- Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Bupati Selayar Hadiri Rakornas Kemendagri
- Bupati Kepulauan Selayar Hadiri Rakornas Pembentukan Paskibraka 2026
- Bupati Natsir Ali Perjuangkan Pembangunan Pelabuhan, Ajukan 12 Titik Studi Perencanaan ke Kemenhub
- Rampungkan KKN 40 Hari, 102 Mahasiswa IAI Al-Amanah Dilepas Pemkab Selayar
Hari kedua pasca gempa Bupati Basli Ali kembali turun kelokasi pengungsian di Pulau Bonerate Pasimarannu.

KEPULAUAN SELAYAR - Hari kedua pasca gempa, Bupati Muh. Basli Ali didampingi Kapolres, Dandim 1415 Kepulauan Selayar dan Forkopimda lainnya kembali melakukan kunjungan dan meninjau langsung warganya yang masih berada di titik lokasi pengungsian yang tersebar di Kecamatan Pasimarannu, Kamis (16/12)
Sehari sebelumnya Bupati bersama Forkopimda, Kadis Sosial dan Satpol PP, Humas Kominfo, juga mengunjungi warga di 15 titik lokasi pengungsian yang tersebar di Pulau Kalaotoa dan Pulau Madu Kecamatan Pasilambena.
Pada kunjungannya, ditengah warga pada lokasi pengungsian korban gempa Bupati Basli Ali mengedukasi dan memberikan support semangat seraya menyampaikan imbauan untuk kembali kerumah masing-masing namun tetap waspada.
"Insya Allah kondisi sudah aman, peringatan tzunami telah dicabut oleh BMKG, warga diimbau untuk kembali kerumah masing-masing" ucapnya.
Pemerintah Kabupaten dan semua stackholder yang ada pun bergerak cepat, semoga semuanya lekas bangkit, dan tidak meninggalkan rasa trauma pada warga.
"Semoga ini menjadi berkah serta menjadi hikmah tersendiri bagi kita semua," ucap lagi
Bupati Basli Ali juga menjelaskan Pemerintah Kecamatan dan Desa, Koramil-Polsek serta tim gabungan lainnya telah melakukan pendataan kerugian, kerusakan khususnya rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa untuk selanjutnya ditindak lanjuti.
Dari data yang diperoleh, dampak gempa berkekuatan magnitudo 7,4 di Pulau Bonerate yang paling parah terjadi di Desa Sambali. Setidaknya, 162 rumah, 1 kantor dan 1 gedung sekolah rusak parah dan sebuah Mesjid juga rusak berat akibat gempa.
Sementara di Pulau Lambego yang bersebelahan dengan Pulau Bonerate dengan jarak hanya 1 mil, Tercatat sekitar 90 rumah warga rusak sedang hingga berat.
Tambahan informasi, bahwa KAL Suruh Pati milik TNI AL yang saat ini berlabuh di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar melakukan bongkar muat bantuan logistik untuk disalurkan pada warga terdampak sore ini. (Kominfo-IC)










.jpeg)