- BAZNAS-DMI Selayar Santuni Anak Yatim Korban Kapal Tenggelam
- Hari Kedua Lomba Gerak Jalan, 43 Barisan SMP-SMA Semarakkan HUT ke-81 RI di Selayar
- HUT Kodaeral VI, Wabup Selayar Sampaikan Apresiasi atas Pengabdian Prajurit
- Semarak HUT RI ke-81, Bupati Selayar Lepas Gerak Jalan Indah dan Drumband Tingkat Sekolah Dasar
- BAZNAS-DMI Salurkan Santunan kepada Keluarga Korban Tenggelamnya KLM Nurul Salsabila
- Lomba Permainan Rakyat Hut RI Ke81 Semakin Meriah, Sekda Selayar Pantau Langsung Keseruan Hadang Asing
- Semangat Kemerdekaan Membara, ASN, TNI-Polri Selayar Adu Seru di Lomba Permainan Rakyat
- Wabup Muhtar Hadiri Pelepasan Kontingen Jamnas XII 2026 Sulsel di Makassar, Beri Pesan Khusus Kontingen Garuda Selayar
- Baznas, PMI, dan Yayasan Teratai Passiana Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Miskin di Selayar
- 48 Pramuka Garuda Selayar Siap Berlaga di Jambore Nasional XII, Wabup Muhtar: Anak-anakku Jaga Nama Baik Daerah
Containerisasi di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar Rencana Launching 9 September

KEPULAUAN SELAYAR - Menyusul telah masuknya kapal cargo Semangat Mas sandar di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar Sulsel beberapa hari lalu, sehingga kegiatan containerisasi di Pelabuhan Benteng Selayar segera dilaunching. Rencana launching dijadwalkan 9 September mendatang.
Kadis perindagkum Drs. Hizbullah Kamaruddin saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2020) mengatakan, kapal cargo Semangat Mas milik PT. Themas Shipping yang difasilitasi melalui PT. Pelindo IV (Persero) telah menurunkan 27 container atau peti kemas kosong untuk memuat hasil komoditi pertanian, perkebunan dan perikanan untuk dijual langsung ke Surabaya. Dua diantaranya adalah Reefer container untuk memuat hasil laut.
Saat ini kata dia, kapal Semangat Mas telah melanjutkan perjalanan menuju Luwu Banggai. Diperkirakan tiba kembali di Selayar 9 September mendatang atau bahkan lebih awal lagi dari jadwal sebelumnya. Selanjutnya akan mengangkut kembali container yang telah diiisi barang komoditi pertanian, perkebunan dan hasil-hasil laut lainnya.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kepulauan Selayar Gelar Upacara Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI0
- Selayar Kembali Dapatkan Seribu Sambungan Listrik Gratis, Ini Syaratnya0
- Wabup Kepulauan Selayar Launching Taman Pusaka Sebagai Kawasan Car Free Day0
- Bupati Kep. Selayar : Melalui STQ Tumbuh Kembangkan Nilai-Nilai Al-Qur’an 0
- HKSN di Selayar Dirangkaikan dengan Hari Ibu, Berbeda dari Tahun Sebelumnya0
Dengan masuknya Pelindo ke Selayar, Kadis Perindagkum berharap masyarakat bisa merasakan manfaatnya sehingga roda perekonomian semakin mengeliat.
"Barang komoditi yang ada bisa kita dipasarkan langsung ke Surabaya. Selain efisien waktu, hemat biaya, barang juga aman. Saya kira masyarakat dan pelaku usaha bisa mengkalkulasi itu," ucap Drs. Hizbullah Kamaruddin.
Meski demikian, Hizbullah mengatakan untuk memanfaatkan kegiatan countainerisasi, masyarakat petani dan nelayan di setiap desa harus ada satu perwakilan yang mengkoordinir. Menurutnya, Bumdes bisa dimanfaatkan untuk mengkoordinir masyarakat dengan membeli barang komoditi dengan harga yang layak atau ada selisih kenaikan harga dari yang ada sekarang ini. "Jika sistem ini sudah berjalan tentunya Bumdes juga akan mendapatkan keuntungan. Namun kita tentunya sudah harus punya jaringan pemasaran di Surabaya. Secara teknis akan kita lihat perkembangan selanjutnya," jelasnya.
Hizbullah mengemukakan, setelah launching, Disperindagkum segera turun sosialisasi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan containerisasi tersebut.
"Dengan masuknya Pelindo dan koleganya ke Selayar telah membuka jalan untuk para petani, nelayan dan pelaku usaha. Mari kita manfaatkan fasilitas ini," imbuhnya.
Sementara Rijal Jauhar dari PT. Pelindo IV (Persero) mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan fasilitas di pelabuhan semaksimal mungkin sehingga para user bisa merasa nyaman.
Rijal Jauhar mengungkapkan sejauh ini tidak ada kendala teknis. Tapi karena baru awal di Selayar sehingga Pelindo sendiri akan terus mengupayakan peningkatan pelayanan, infra dan supastruktur, baik dari segi perlengkapan dan peralatan yang Pelindo harus penuhi.
Dinilai sangat mendesak terkait adanya Reefer container sehingga ia menaruh harapan kepada Pemda Selayar untuk difasilitasi untuk penyediaan daya listrik.
"Harapan kita semua adalah bagaimana kita bisa mengkosolidasi setiap komoditi yang ada di Selayar agar bisa dijual ke luar, dengan memanfaatkan skema pengangkutan yang lebih efisien dan efektif yang dampaknya bisa positif ke masyarakat," kata Rijal Jauhar. (humas/im)










.jpeg)