- Wabup Muhtar Hadiri Pelepasan Kontingen Jamnas XII 2026 Sulsel di Makassar, Beri Pesan Khusus Kontingen Garuda Selayar
- Baznas, PMI, dan Yayasan Teratai Passiana Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Miskin di Selayar
- 48 Pramuka Garuda Selayar Siap Berlaga di Jambore Nasional XII, Wabup Muhtar: Anak-anakku Jaga Nama Baik Daerah
- Final Check HUT RI ke-81, Wabup Selayar Tekankan Koordinasi dan Kebersamaan Panitia
- Wakil Bupati Kepulauan Selayar Resmi Luncurkan OPTIMIS ASN
- 839 Mahasiswa Universitas Megarezky Mulai KKN di Selayar, Wabup Muhtar Titip Pesan Bangun Desa Bersama Masyarakat
- Syafina Sampaikan Terima Kasih kepada Pemkab dan Masyarakat Selayar, Harap 151 Program KKN UGM Berdampak Berkelanjutan
- Sekda Selayar Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN UGM, Syafina: Semoga Pengabdian Kami Berdampak dan Berkelanjutan
- Sekda Andi Abdurrahman Buka Festival Bontoharu Merdeka, Semarakkan HUT ke-81 RI
- KAHMI dan FORHATI Selayar Dilantik, Bupati Natsir Ali: Saatnya Alumni Ambil Peran Lebih Besar untuk Daerah
Ada 30 Desa di Daratan Selayar Jadi Sasaran Pendataan Kelistrikan

KEPULAUAN SELAYAR - Sebanyak 30 desa di daratan pulau besar Selayar akan menjadi sasaran prioritas pendataan keterlayanan listrik PLN. Hal ini merupakan bagian dari upaya peningkatan Rasio Elektrifikasi (RE) dan pemerataan akses listrik ke seluruh desa di Indonesia melalui program listrik pedesaan.
Wakil Bupati Selayar Saiful Arif, menyampaikan hal tersebut kepada awak media, Selasa (29-11) malam, melalui komunikasi selulernya.
Dalam kaitan ini, lanjut wabup, Ditjen Ketenagalistrikan Kementrian ESDM bekerjs sama dengan USAID - SINAR mengembangkan aplikasi mobile berbasis android KASABELA (Keluarga dan Desa Belum Menyala) yang terintegtasi dengan data base monitoring dan evaluasi Listrik Pedesaan (Melisa) di Ditjen Ketenagalistrikan.
Baca Lainnya :
- Pemda Selayar Kembali Dapatkan Bantuan 550 Unit Rumah Program BSPS0
- Camat Pasimasunggu Teken MoU dengan Kelompok Pengelohan Sumber Daya Ikan Binaan Habituasi0
- Rakor Tentang Pelaksanaan Sholat Ied 1441 H, Ini Penjelasan Sekda Selayar0
- 6 Pejabat Pemkab Selayar Ikut Assessment Jabatan Lowong, Ini Arahan Wakil Bupati 0
- Wabup Kepulauan Selayar Hadiri Pengarahan Umum Plt. Gubernur Sulsel0
Dalam kaitan ini, Ditjen Ketenagalistrikan menurunkan Tim Terpadu untuk melakukan pendataan beranggotakan 12 orang dipimpin Kusuma telah berangkat kemarin malam menuju Selayar papar Wabup yang menyempatkan diri ke Kantor Perwakilan Bus Aneka untuk mendiskusukan hal - hal yang akan melancarkan tugas tim selama di Selayar yang dijadwalkan berlangsung hingga 14 Desember mendatang.
Dalam rakor persiapan yang dihadiri langsung Wabup Saiful Arif dipimpin Kabid Energi Baru Terbarukan dan Ketenagalistrikan Jamaluddin, ST, M.T. di Kantor Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Selatan, Makasar Senin (28-11) siang, terungkap bahwa pendataan ini sesungguhnya berasal dari harapan Bappenas untuk melakukan peningkatan perekonomian dengan didukung penuh ketersediaan pasokan listrik yang Cukup dari pihak PLN.
Pasalnya, banyak wilayah yang sesungguhnya berpotensi berkembang ekonominya namun terkendala oleh pasokan listrik, termasuk di Selayar,
Wabup Selayar Saiful Arif memaparkan, salah satu program prioritas pembangunan di Selayar antara lain Pariwisata dan kawasan Industri Perikanan, namun keduanya tak akan bisa maksimal jika tdk mendapat dukungan liatrik yang cukup. Karena itu, Wabup sangat berterima kasih atas adanya upaya percepatan ini.
Kami berharap, agar pihak PLN segera menginfokan kepada kami, rencana jangka pendek, menengah, dan Jangka Panjang, agar tugas dan kewajiban sesuai kewenangan kami, dapat kami laksanakan sejak dini, misalnya persiapan dan kesiapan lahan.
Seusai Rakor, Wabup Saiful Arif yang didampingi Supriadi (Bappelitbangda) dan Ahriani (bag. Ekonomi Setda Kep. Selayar) segera menghubungi Asisten terkait, Ka. Bappelitbangda, Kadis PMD, Kabag Ekonomi dan Pihak Masata, untuk berkordinasi agar tugas team survey Terpadu USAID SINAR dan Kementrian ESDM berjalan lancar.
Karena hanya 30 desa yang akan dijangkau, maka perlu didata yang prioritas, dengan pertimbangan keterisoliran, belum terjangkau listrik PLN, potensi pengembangan ekonomi, atau pariwisata, maupun pertanian dan atau perikanan, serta industri Rumah Tangga.Juga pertimbangan aspek pendidikan, kesehatan dan potensi pengembangan ekonomi setempat, pungkas Wabup Saiful Arif. (rls)










.jpeg)