DAHLUL MALIK: "Seleksi Tilawatil Qur'an harus dimasyarakatkan"

By Doso 28 Januari 2019, 14:11:36 WIBBerita 📖 100

DAHLUL MALIK: "Seleksi Tilawatil Qur'an harus dimasyarakatkan"


kepulauanselayarkab.go.id - Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Kecamatan Benteng berlangsung di Lapangan Pemuda Benteng, Ahad dan dibuka oleh Asisten Administrasi Setda Kabupaten Kepulauan Selayar, Ahad (27/1). 

Hadir dalam acara, para Asisten sekda, para kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kabag. Kesra, Kapolsek Kecamatan Benteng, Danramil Kecamatan Benteng, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Benteng, Lurah se-Kecamatan Benteng, para kepala sekolah se-Kecamatan Benteng, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama. 

Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar Surat Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Nomor: 451.14/I/2019/B. Kesra tanggal 16 Januari 2019 Perihal Penyampaian Pelaksanaan STQ Tingkat Kabupaten tanggal 11 s/d 13 Januari serta tahapan pendaftaran peserta tingkat kabupaten mulai tanggal 25 s/d 31 Januari 2019.

Tema yang diusung 'Melalui Seleksi Tilawatil Qur'an Tahun 2019 Tingkat Kecamatan Benteng, Kita Gali Potensi Minat dan Bakat Menuju Generasi Qurani

Maksud diselenggarakannya STQ adalah untuk menumbuhkembangkan pemahaman dan pengamalan isi kandungan Al Qur'an. 

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk mencari siapa yang bisa mewakili seleksi ke tingkat yang lebih tinggi yaitu kabupaten," ujar ketua panitia oleh Sekretaris Camat Benteng, H. Nur Taufik, S.Sos. dalam laporannya. 

STQ ini dilaksanakan selama 4 hari, yaitu sejak tanggal 27 s/d 30 Januari 2019 di Lapangan Pemuda Benteng dengan cabang perlombaan: Tilawah, Tahfidz, dan Qasidah Rebana. 

Sementara Asisten Administrasi, Drs. Dahlul Malik, M.H., menyampaikan dalam sambutannya bahwa STQ merupakan momentum yang sangat penting dan memiliki peran yang sangat strategis, menjabarkan, mengembangkan, serta mengimplementasikan pokok-pokok ajaran keagamaan yang hakiki yakni Al Qur'an sebagai bagian yang tidak terpisahkan dan menjadi pedoman hidup umat Islam maupun dalam fungsinya untuk melakukan pembinaan umat, agara memiliki pemahaman serta tanggung jawab dalam pelaksanaan tuntunan agama di dalam kehidupan peribadi maupun kehidupan sosial kemasyarakatan. 

Disampaikan juga bahwa Al Qur'an sebagai sumber inspirasi dan ilmu pengetahuan tidak akan pernah habis untuk digali dan dikaji yang oleh Allah Qur'an mengisyaratkan walaupun air laut menjadi tinta dan seluruh pohon menjadi pena, pastilah tidak akan cukup untuk menuliskan kalimat-kalimat hikmah keagungan Allah SWT. 

"Olehnya itu, forum-forum kajian Allah Qur'an perlu digiatkan dan dikembangkan di lingkungan masyarakat keluhuran nilai-nilai ajaran Al Qur'an sebagai pedoman dan pandangan hidup masyarakat perlu ditumbuhkembangkan melalui proses pendidikan termasuk diantaranya MTQ, STQ seperti yang dilaksanakan malam ini. Saya berharap kegiatan (STQ) seperti ini harus dimasyarakatkan," tutup Dahlul dalam sambutannya.
 
HMS/Dian 


Berita Populer

Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook