Pemkab Selayar Terima Penghargaan Swatisaba Kategori Wistara dari Kemenkes RI

Pemkab Selayar Terima Penghargaan Swatisaba Kategori Wistara dari Kemenkes RI


kepulauanselayarkab.go.id - Pemerintah Kabupaten Kepulauan menerima penghargaan Swastisaba kategori Wistara dari Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F. Moeloek, di Ruang Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (28/11/2017). 

Dalam penerimaan penghargaan ini Bupati Kepulauan Selayar diwakili oleh Kadis Kesehatan dr. Husaini, M.Kes. 

Kabupaten Kepulauan Selayar tercatat menempati peringkat ke-11 dari 61 kabupaten/kota peraih penghargaan tertinggi Swastisaba kategori Wistara, atas dedikasinya menerapkan program kabupaten/kota sehat di Kepulauan Selayar. Total peraih Swastisaba dari 3 kategori Padapa, Wiwerda dan Wistara adalah sebanyak 122 kabupaten/kota di Indonesia. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Kepulauan Selayar Andi Dwiyanti Musrifah Basli mengatakan, capaian tersebut berkat kerjasama semua komponen terkait, baik itu dari tim FKS, pemerintah, dan masyarakat. Meski telah berhasil mempertahankan atas penganugerahan penghargaan tertinggi ini, namun Ketua FKS berharap prestasi dapat ditingkatkan pada penilaian Tahun 2019 mendatang. 

Sementara Sekretaris FKS Kepulauan Selayar Muh. Arsyad,  SKM., M.Kes., yang dikonfirmasi berharap atas capaian itu dapat menjadi motivasi bagi segenap tim, pemerintah dan masyarakat untuk giat menerapkan program Kabupaten/kota Sehat (KKS) di daerah ini. 

"Penilaian Kabupaten Sehat ini dilaksanakan setiap 2 tahun sekali yakni setiap tahun ganjil. Sebenarnya tantangan kita lebih besar pada Tahun 2019 mendatang, karena tugas kita bukan hanya sekedar mempertahankan, tetapi bagaimana kita meningkatkan prestasi yang sudah kita raih sekarang," tutur Muh. Arsyad. 

Mengutip sambutan Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F. Moeloek, bahwa penganugerahan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat khususnya Kemenkes terhadap pelaksanaan program kabupaten/kota sehat. 

"Masyarakat telah berperan aktif baik sebagai subjek maupun objek pembangunan kesehatan serta berkiprah sebagai agen perubahan," ujar Menteri Kesehatan. 

Menkes menekankan bahwa penghargaan itu bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat. Olehnya itu ia menekankan sejumlah poin penting dari KKS yaitu koordinasi lintas sektor pemerintahan, pemangku kepentingan, dan masyarakat yang dilakukan secara berkesinambungan dalam pembangunan berwawasan kesehatan dan lingkungan. (Firman) 


Berita Populer

Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook