BULOG: Rastra Rusak, Kami Ganti

BULOG: Rastra Rusak, Kami Ganti


kepulauanselayarkab.go.id - Hari ini (Selasa, 10/10/2017) bertempat di ruang kerja Asisten Administrasi Setda Kepulauan Selayar Drs. Dahlul Malik, S.H., Perum Bulog Divre Sulselbar melakukan koordinasi kepada pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Selayar terkait pelaksanaan komitmen Bulog untuk menyalurkan Beras Sejahtera (rastra) yang baik dan layak konsumsi. 

Beras miskin (raskin) saat ini sudah berganti nama menjadi beras sejahtera (rastra). Nama berubah, tapi penggunaan, alokasi, distribusi dan semuanya masih tidak berubah. Rastra atau raskin itu tetap dibawa ke kantor kecamatan, sebelum akhirnya dibawa ke setiap desa atau kelurahan, oleh masing-masing perangkat desa.

"Ini yang harus diketahui juga bahwa raskin sudah berubah nama menjadi rastra tetapi ini bukan berarti mengubah semuanya. Ini hanya persoalan nama saja," jelas Ir. St. Mardati Saing, Kepala Bidang Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Divre Sulselbar. 

Ir. St. Mardati Saing juga menyampaikan bahwa penyaluran stok beras ke Kepulauan Selayar aman sampai 9 bulan ke depan dan sejauh ini belum ada keluhan dan kendala karena kami akui dan yakin bahwa koordinasi Tikor Rastra Kabupaten dan pemda setempat bagus sehingga semuanya berjalan lancar.

"Yang paling penting untuk diketahui masyarakat bahwa jangan pernah menerima beras yang rusak atau tidak layak konsumsi. Jika ada, laporkan dan kami siap ganti," tambah Ir. St. Mardati Saing. 

Asisten Administrasi Setda Kepulauan Selayar Drs. Dahlul Malik, S.H., juga menyampaikan tanggapannya terkait kedatangan bulog ke Kepulauan Selayar. 

"Kedatangan bulog kali ini lebih kepada memonitoring pelaksanaan rastra dan sebenarnya setiap kabupaten memiliki cadangan rastra yang bisa dipakai saat ada bencana alam atau nelayan yang tidak bisa melaut. Kita akan meminta datanya melalui Dinas Sosial agar segera bisa disalurkan jika memang perlu,"

Sementara di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Selayar, H. Rustam Noor, S.H., menyampaikan bahwa koordinasi ini sangat bagus karena bulog tidak sekadar koordinasi, tetapi juga pihak bulog bisa memonitoring dan melihat langsung gudang penyimpanan. Beras yang sudah lama disimpan dan sudah mulai tidak layak konsumsi bisa segera diganti dengan beras yang baru. 

Reporter       : Dianika Ariatami 
Kamerawan : Satria Kusnadinata 
Editor            : Firman


Berita Populer

Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook